Iklan Header Bone Terkini

Warga Jeneponto Bunuh Tetangga Karena Cemburu Buta, Lalu Meninggal Diamuk Massa

Warga Jeneponto Bunuh Tetangga Karena Cemburu Buta, Lalu Meninggal Diamuk Massa

BONE TERKINI, JENEPONTO -  Dugaan pembunuhan  bermotif dendam dan cemburu terjadi di wilayah hukum Polsek Bangkala, kabupaten Jeneponto.

Peristiwa tersebut terjadi dini hari tadi, Rabu, 24 Juli 2019 sekitar pukul 04.00 wita di Dusun Batu Le'leng Barat, Desa Mallasoro, Kecamatan Bangkala.

Diketahui Korban bernama Mappa Dg Ngence (70).

BACA JUGA: Jokowi Pesan Sapi Kurban di Maros, Harganya Fantastis

Kronologis kejadian berdasarkan penuturan aparat kepolisian, korban berada di rumahnya dan duduk di teras sambil memperbaiki jaring untuk menangkap ikan. Tiba-tiba didatangi oleh Bisa Dg Kulle yang merupakan tetangganya sendiri.

Ia kemudian langsung menyerang korban dengan tebasan parang, akibatnya korban luka parah di bagian wajah dan lengan dengan luka menganga, korban tersungkur dan tewas seketika.

Pasca kejadian, pelaku langsung  melarikan diri kerumahnya yang berjarak hanya 20m dari rumah korban untuk bersembunyi. Namun, Keluarga korban yg emosi Dan mengetahui kejadian itu langsung mencari pelaku ke rumahnya dan merusak rumah pelaku.

Awalnya, pelaku mencoba kabur meninggalkan rumah dan menyelamatkan diri dari amukan keluarga korban, namun sia-sia karena sudah terlanjur terkepung oleh warga dan keluarga korban yang melemparinya dengan batu serta senjata tajam.

BACA JUGA: Lahir dari Orang Tua Buta Huruf Di Bone, Hamdan Juhannis Jadi Rektor UIN Alauddin Makassar

Personel Polsek Bangkala yang datang di lokasi kejadian sempat mengamankan pelaku namun karena banyaknya luka akibat amukan keluarga korban, akhirnya pelaku tidak tertolong dan tewas dilokasi kejadian.

Kepada awak media, Kanit Intelkam Polres Bangkala menuturkam jika pembunuhan ini dilandasi rasa cemburu.

"Diduga motif kejadian dipicu oleh dendam karena pelaku merasa cemburu kepada korban yang disinyalir menjalin hubungan dengan istri pelaku berdasarkan desas desus yang sampai ke telinganya, sehingga pelaku menjadi kalap dan mendatangi korban," ungkapnya.