Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Ibu Kota Pindah, Negara Butuh 466 Triliun

Senin, 26 Agustus 2019 | 15:27 WITA | 0 Shares Last Updated 2019-08-29T05:08:17Z
Ibu Kota Pindah, Negara Butuh 466 Triliun


BONE TERKINI, JAKARTA - Sekitar pukul 13.30 WIB, Presiden Joko Widodo telah mengumumkan lokasi Ibu Kota Baru. Dua wilayah di Kalimantan Timur terpilih, yaitu Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Menurut Jokowi, lokasi pemindahan ini harus segera mungkin dilakukan, mengingat beban Jakarta dan Jawa sudah sangat berat.

"Beban Jakarta sudah terlalu berat, bidang pemerintahan, bisnis, keuangan, perdagangan., semua di Jakarta. Ditambah beban pulau jawa yang lebih berat. Sekitar 54% penduduk Indonesia ada di sana, dan 58% hasil PBB ada di Jawa." Ungkap Jokowi.

Saat ditanya perihal pendanaan pembangunan Ibu Kota baru, Jokowi mengaku jika dana yang dibutuhkan sekitar 466 Triliun rupiah.

"Terkait pendanaan, kebutuhan negara yaitu 466 Trilyun,"

"Pendanaannya 19% dari APBN, kerjasama pengelolaan aset, erjasama antara pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), serta invsetasi swasta dan BUMN." Tambah Jokowi.

Masterplan pemindahan Ibu Kota ini sendiri dijadwalkan dapat rampung pada akhir 2019 atau awal 2020, sehingga pembangunan dapat segera dilaksanakan.


×
Berita Terbaru Update