Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Google Maps Luncurkan Fitur Baru untuk Cek Data Sebaran Corona

Minggu, 27 September 2020 | 16:24 WITA | 0 Shares Last Updated 2020-09-28T14:48:02Z
Google Maps Luncurkan Fitur Baru untuk Cek Data Sebaran Corona
Ilustrasi Google Maps.


BONE, BONETERKINI.ID - Google Maps meluncurkan fitur baru yang memberikan peringatan kepada pengguna dalam mendukung upaya  pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 di Indonesia.


Selain itu juga terdapat fitur baru bernama "Covid-19 Info" yang bisa dimanfaatkan penggunanya untuk mengetahui area dengan tingkat risiko penularan Covid-19 yang tinggi.


Dengan fitur ini, pengguna Google Maps bisa melihat angka rata-rata kasus baru Covid-19 per 100 ribu penduduk dalam 7 hari terakhir di area peta yang dilihat. Ada label yang menunjukkan apakah kasus Covid-19 di area tersebut mengalami tren naik atau turun.


Covid-19 Info juga dilengkapi pengodean warna untuk membantu pengguna mudah membedakan kepadatan kasus baru Covid-19 di suatu area. Warna-warna tersebut adalah:


Abu-abu = kurang dari 1 kasus


Kuning = 1 – 10 kasus


Orange = 10 – 20 kasus


Orange tua = 20 – 20 kasus


Merah = 30 – 40 kasus


Merah tua = lebih dari 40 kasus. 


Pengguna Google Maps juga dapat mengetahui tingkat kepadatan angkutan umum seperti stasiun, kereta dan bus secara real time melalui informasi yang dimunculkan pada aplikasi.


Informasi soal kepadatan orang ini penting diketahui agar masyarakat bisa mengetahui kondisi di jalur perjalanannya dan menghindari kerumunan serta tetap bisa menjaga jarak fisik. Para pekerja perlu mengontrol navigasi ke tempat kerja agar memilih jalur yang lebih aman dari penularan virus corona, demikian keterangan resmi Google pada 8 Juni 2020 lalu.



Fitur peringatan seperti persyaratan memakai masker, keputusan penutupan stasiun yang akan memengaruhi transportasi umum, penutupan perbatasan, hingga lokasi pos pemeriksaan COVID-19 di rute perjalanan.


Selain itu, jika area pengguna telah terpapar virus corona, mereka juga bisa menggunakan Google Maps untuk mendapatkan informasi yang relevan tentang tempat-tempat yang terdampak.


Pengguna pun bisa mencari di Google untuk menemukan daftar fasilitas kesehatan terdekat yang menyediakan layanan tes atau diagnosa COVID-19. Informasi pusat pengujian COVID-19 mungkin hanya tersedia di beberapa negara. Di Indonesia Google Maps mendapatkan informasi langsung dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana.


Fitur tersebut rencananya diluncurkan pekan ini di seluruh dunia untuk pengguna Android dan iOS. Covid-19 Info akan bisa diakses melalui menu layer di sisi kanan atas Google Maps. Pengguna hanya perlu mengklik "Info COVID-19" untuk mengakses informasi tentang sebaran kasus corona.


Fitur "Covid-19 Info" dapat diperoleh setelah para pengguna melakukan pembaruan pada aplikasi Google Maps, baik melalui Google Play Store maupun App Store.

×
Berita Terbaru Update