Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Ini Tawaran Pemkab Bone Agar Masyarakat Tidak Ketergantungan Pupuk Bersubsidi

Kamis, 10 Desember 2020 | 17:22 WITA | 0 Shares Last Updated 2020-12-10T09:22:59Z
Ini Tawaran Pemkab Bone Agar Masyarakat Tidak Ketergantungan Pupuk Bersubsidi
Penanaman Perdana Program Agro Solution Pupuk Kaltim di Kabupaten Bone



BONE, BONETERKINI.ID - PT Pupuk Indonesia (Persero) telah meresmikan pencanangan program Agro Solution di seluruh produsen pupuk yang tergabung dalam Pupuk Indonesia Group. Program tersebut akan diimplementasikan diberbagai wilayah khususnya di Kabupaten Bone.


Penanaman Perdana Program Agro Solution Pupuk Kaltim di Kabupaten Bone diadakan di Kecamatan Amali yang dihadiri Wakil Bupati Bone H. Ambo Dalle, Kamis (10/12). Dalam kesempatan itu ia sangat mendukung program Agro Solution Pupuk Kaltim ini.


”Tentunya kita berharap program ini tidak hanya dilakukan di kecamatan Amali saja, tapi di seluruh Kecamatan yang ada di kabupaten Bone” kata Wabup.


Wabup berharap masyarakat tidak bergantung pada pupuk bersubsidi, karena jumlah kebutuhan sekitar 300 ton namun pupuk bersubsidi untuk masyarakat hanya tersedia 90 ton saja sehingga kebutuhan pupuk tidak cukup.


”Karena dengan hadirnya program Agro solution pupuk kaltim ini kita harapkan menjawab keterbatasan pupuk bersubsidi, kalau masyarakat sudah sejahtera dan mandiri tidak akan tergantung lagi dengan pupuk bersubsidi selama ini,” jelas Wabup


Ia juga mengajak seluruh petani agar ikut menyukseskan program agro solution pupuk kaltim, sehingga bisa meminimalisir kelangkaan pupuk yang sering terjadi.


Sementara itu pihak Pupuk Kaltim, sangat optimis bahwa Agro Solution mampu meningkatkan keunggulan hasil pertanian secara kompetitif sekaligus dapat meningkatkan ketersediaan pangan sesuai kebutuhan pasar.


"Berkaca pada hasil yang telah dicapai di beberapa daerah, program Agro Solution mampu mendorong hasil pertanian, sekaligus meningkatkan daya beli dan nilai tukar petani untuk produk pupuk nonsubsidi, sehingga tidak terus bergantung pada pupuk bersubsidi dari Pemerintah," Ujarnya.

×
Berita Terbaru Update