Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Telan Biaya 10 Miliar, Bone Bakal Punya Perpustakaan Megah

Jumat, 08 Januari 2021 | 21:37 WITA | 0 Shares Last Updated 2021-01-08T13:37:52Z

 

Telan Biaya 10 Miliar, Bone Bakal Punya Perpustakaan Megah
Desain Perpustakaan Daerah Bone yang akan dibangun di komplek RTH Watampone Green Epicentrum.


BONE TERKINI, BONE - Gubernur Sulawesi Selatan Prof. H. Nurdin Abdullah melakukan peletakan batu pertama Pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Bone, Jumat 8 Januari 2020.


Perpustakaan Daerah Kabupaten Bone ini akan dibangun di kompleks Watampone Green Epicentrum (WAGE) yang terletak di Jalan Jend. Sudirman Watampone.


Pada kesempatan itu, Gubernur Sulsel mengaku sangat mengapresiasi dibangunnya gedung layanan perpustakaan di lokasi ini yang menyatu dengan ruang terbuka hijau Watampone Green Episentrum.


“Bagus sekali ini, ada juga perpustakaan di sini, jadi masyarakat yang datang joging, atau berwisata menikmati keindahan taman/ruang terbuka hijau Watampone Green Episentrum ini, dapat singgah membaca buku di Gedung Layanan Perpustakaan ini."ungkapnya.


Informasi yang dihimpun Bone Terkini, anggaran pembangunan gedung Perpusdsa ini akan menelan biaya 10 miliar. Anggaran ini sendriri merupakan dana bantuan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).


Telan Biaya 10 Miliar, Bone Bakal Punya Perpustakaan Megah
Gubernur Nurdin Abdullah melakukan peletakan batu pertama pembangunan perpusda Bone.


Sementara itu,  mengatakan pembangunan gedung perpustakaan ini menggunakan anggaran sebesar Rp 10 Milyar.


"Gedung perpustakaan ini dibangun dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus Bidang Pendidikan, Sub Bidang Perpustakaan dari Perpustakaan Nasional RI senilai Rp 10 Milyar," ungkap Kepala DPK Provinsi Sulawesi Selatan Moh. Hasan Sijaya, S.H., M.H.


Jika perpustakaan ini selesai, maka bisa dipastikan Bone bakal menjadi salah satu Kabupaten yang punya perpustakaan megah di Sulawesi Selatan.


Untuk diketahui, saat ini Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Bone hanya menempati Bola Subbie bekas istana Ratu Bone ke-30 We Fatimah Banri dan Raja Bone ke-31 La Pawawoi Karaeng Sigeri.

×
Berita Terbaru Update