Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Bone Terkini

Wapres Imbau Masyarakat Tetap Beribadah di Rumah Selama Ramadhan Tahun Ini

Kamis, 25 Maret 2021 | 20:25 WITA | 0 Shares Last Updated 2021-03-25T13:01:00Z
Wapres Imbau Masyarakat Tetap Beribadah di Rumah Selama Ramadhan Tahun Ini
Ibadah shalat dengan menerapkan protokol kesehatan.


BONE TERKINI, BONE - Ramadhan tinggal menghitung hari. Hari ini tepat 18 hari lagi seluruh umat Islam di dunia akan memasuki bulan suci Ramadhan. 


Situasi pandemi COVID-19 membuat Ramadhan tahun lalu tak begitu terasa. Seluruh ibadah dilakukan di rumah saja demi mencegah penyebaran Virus Corona.


Lantas bagaimana nasib Ramadhan tahun ini?


Juru bicara Wakil Presiden, Masduki Baidlowi menyatakan jika saat ini Wapres Ma'ruf Amin masih akan terus mengimbau agar ibadah Ramadhan dilakukan tetap di rumah.


Hal tersebut, menurut Masduki, dikarenakan saat ini kondisi COVID-19 di Indonesia masih mengalami peningkatan. 


Menurutnya, kerumunan masyarakat di masa pandemi COVID-19 masih perlu dihindari untuk mencegah kasus positif harian akibat corona terus melonjak jumlahnya.


"Kalau hal yang terkait dengan imbauan agar beribadah di rumah, saya kira itu akan tetap ya akan dilakukan oleh Wapres karena kalau kerumunan itu saya kira juga harus dihindari," ujar Masduki kepada wartawan, Rabu kemarin, 24 Maret 2021.


Selain anjuran untuk beribadah di rumah, Masduki juga menyampaikan jika Wapres Ma'ruf Amin ingin meluruskan persepsi di tengah masyarakat yang saat ini sedang ramai diperbincangkan, yaitu hukum vakasinasi dalam keadaan berpuasa.


"Lalu kemudian kalau imbauan-imbauan terkait dengan vaksinasi di bulan Ramadhan itu kan sudah jelas tidak ada masalah, tidak membatalkan puasa. Karena ya vaksin itu masuk tidak di lubang yang memang manusia diciptakan oleh Allah ada lubang tertentu, misalnya lubang mulut kan itu yang membatalkan puasa. Sementara vaksin ini kan tidak," kata Masduki.


"Jadi tolong saya kira masyarakat dikasih tahu kalau itu membatalkan, ini yang perlu disosialisasi secara masif," tegasnya.



×
Berita Terbaru Update