Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Bone Terkini

Mitos Atau Fakta, Micin/MSG Bahaya Untuk Kesehatan dan Membuat Bodoh?

Kamis, 29 Juli 2021 | 13:17 WITA | 0 Shares Last Updated 2021-07-29T06:59:30Z
Mitos Atau Fakta, Micin atau MSG Bahaya Untuk Kesehatan?
Ilustrasi Micin atau MSG


BONETERKINI.ID - Micin atau MSG (Monosodium Glutamat) merupakan bumbu tambahan yang sering digunakan sebagai bahan penyedap masakan. Meski begitu, Micin seringkali dianggap bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan seperti gangguan otak.


Selain itu, Micin juga dianggap buruk dan diklaim sebagai penyebab kebodohan, meperlambat kerja otak, pusing bahkan dianggap bisa memicu kanker. Lalu apakah benar micin sangat berbahaya bagi kesehatan?


MSG atau Micin merupakan molekul garam yang dikombinasikan dengan komponen glutamat yang berfungsi memberikan rasa gurih pada makanan.


Namun melihat beberapa anggapan terkait efek dari mongkomsumsi Micin, maka tidak sedikit orang yang berpikiran kalau MSG harus dikurangi, bahkan dihilangkan agar kita bisa tetap sehat dan terhindar dari berbagai penyakit akibat Micin.


World Health Organization (WHO), Food and Agriculture Organization (FAO), juga Kementerian Kesehatan RI, menjelaskan bahwa MSG merupakan bahan makanan yang aman digunakan dengan kadar sewajarnya. 


Sebab jika dikomsumsi dalam jumlah yang berlebihan bisa memberikan beberapa efek samping seperti penelitian yang ditulis dalam Journal of Clinical Nutrition. Dalam penelitian itu menjelaskan bahwa individu yang mengonsumsi MSG dalam jumlah tinggi lebih rentan terhadap obesitas.


Tak hanya itu juga disebutkan bahwa batas aman untuk konsumsi MSG maksimal 0,4 gram per hari. Oleh sebab itu, masyarakat luas harus mampu mengatur porsi dan  waspada terhadap efek samping kesehatan yang mungkin terjadi akibat makan MSG.


Efek samping yang lebih parah bisa didapatkan oleh anak-anak. Maka dari itu orang tua harus membatasi penggunaan MSG ini karena mampu merusak otak bahkan sistem saraf.


×
Berita Terbaru Update