Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Bone Terkini

Bahas Pilkades dan Vaksinasi, Bupati Bone Kumpulkan Forkopimda

Jumat, 03 September 2021 | 11:40 WITA | 0 Shares Last Updated 2021-09-03T03:40:43Z
Bahas Pilkades dan Vaksinasi, Bupati Bone Kumpulkan Forkopimda
Bupati Bone pimpin rapat yang membahas pilkades dan vaksinasi


BONE, BONETERKINI.ID - Pemerintah Kabupaten Bone malaksanakan rapat yang membahas terkait penanganan COVID-19 mulai dari Vaksinasi hingga proses Pembalajaran Tatap Muka (PTM) di masa pandemik di Aula Lateya Riduni, Kompleks Rujab Bupati Bone, Kota Watampone, Kamis (2/9/2021).


Rapat yang dipimpin Bupati Bone Fahsar M Padjalangi itu diikuti oleh Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) serta beberapa Instansi yang juga membahas terkait penanganan bencana alam serta Pilkades serentak 2021.


“Terkait Pilkades serentak 177 ini baru gelombang pertama, gelombang kedua tahun depan. Jumlahnya 240 lebih. Kita harus mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi,” kata Bupati Bone.


Selain itu Bupati Bone juga menjelaskan mengenai kondisi penyebaran COVID-19 di Bone yang sudah mulai menurun dan berada pada PPKM level 2.


Namun, Pemerintah daerah tetap harus mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus dengan menyiapkan opsi tempat isolasi mandiri terpusat.


“Hari ini memang kasus konfirmasi menurun, kasus penambahan satu positif, tetapi hampir setiap hari ada yang meninggal terkonfirmasi Covid yang dirawat,” ujar Bupati Bone.


Hal lain yang menjadi perhatian pemda yakni kesiapan vaksinasi terlebih stok vaksin yang disediakan Dinkes Sulsel masih kurang dan Insentif tenaga kesehatan yang harus segera dibayarkan.


“Kita masih kekurangan vaksin, dinas terkait mesti mengupayakan Bone jatah vaksinnya jangan disamakan dengan daerah lain. Apalagi sekarang kita fokuskan ke peserta didik di atas 12 tahun,” Jelasnya.


Mengenai PTM dan penanganan cuaca buruk yang kerap terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Bone. Pemda berharap agar Camat memantau kondisi tersebut untuk meminimalisir risiko yang terjadi.


“Camat pantau pelaksananan pembelajaran tatap muka, jangan sampai terjadi penyebaran di sekolah. Selain itu kita perlu mencermati cuaca buruk dan hujan deras. Beberapa daerah lain yang menjadi langganan banjir perlu ada penanganan, misal pengdangkalan di muara Sungai Cenrana perlu dicarikan solusi,” jelasnya.


×
Berita Terbaru Update