Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Bone Terkini

Jabatannya Resmi Berakhir, Begini Isi Pidato Haru Dekan FTI UMI di Acara Ramah Tamah Wisuda

Kamis, 21 Oktober 2021 | 22:46 WITA | 0 Shares Last Updated 2021-10-21T14:46:48Z
Jabatannya Resmi Berkahir, Begini Isi Pidato Haru Dekan FTI UMI di Acara Ramah Tamah Wisuda
Dekan FTI UMI, Zakir Sabara di Acara Ramah Tamah Wisuda.


MAKASSAR, BONETERKINI.ID - Momen haru mewarnai kegiatan ramah tamah Wisuda Universitas Muslim Indonesia (UMI) yang digelar di hotel Myko, Kamis (21/10/2021).


Dekan Fakultas Tekhnologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI), Zakir Sabara, tak kuasa menahan air mata dihadapan para wisudawan saat membacakan pidato.


Pasalnya, tahun ini merupakan kesempatan terkahir Zakir Sabara membawakan pidato wisuda sebagai Dekan FTI UMI setelah menjabat dua periode atau delapan tahun kepemimpannya .


“Semakin kuat untuk kita miliki, semakin kuat pula kita harus meninggalkan. Maka izinkan saya atas nama pribadi sebagai Dekan FTI UMI untuk meminta maaf dan semoga hari esok masih ada tenaga tersisa agar FTI UMI tetap bersinar terang seperti matahari,” ucap dalam kesan dan pesannya.


Zakir menambahkan, sebelum meninggalkan jabatannya sebagai Dekan FTI UMI, ia menyampaikan permintaan maaf jika ada kesalahan selama memimpin FTI.


“Sebelum jabatan terhormat ini berakhir. Ucapan tulus saya sampaikan terimakasih kepada semuanya baik di periode dekan pertama saya maupun kedua,” lanjutnya.


Pria asal Bone itu berlinang air mata saat membacakan kesan-kesan selama menjadi Dekan FTI UMI. Ia pun berharap setelah kepemimpinannya berkahir setiap warisan yang telah dirintis harus tetap dipertahankan.


“Jaga apa yang kita bagun bersama. Sekali lagi ini bukan kerja pribadi saya ini kerja tim yang sungguh-sungguh luar biasa,” harapnya.


Para wisudawan yang hadir dan menyaksikan kegitan itu pun langsung memberikan tepuk tangan sebagai wujud dan bentuk terimakasih atas kepemimpinan Zakir Sabara.


“Tetaplah berlayar, jangan kau putar arah kemudimu kedepan walaupun ombak merobek layar kapalmu. Teruslah pacu perahumu ke pulau Sangata karena disana kau temukan rindu yang selalu bersemayam dalam harap penuh cinta” pungkasnya.


×
Berita Terbaru Update