Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Bone Terkini

Curang! 225 Peserta CPNS Didiskualifikasi, Terbanyak di Makassar

Kamis, 04 November 2021 | 12:52 WITA | 0 Shares Last Updated 2021-11-04T04:52:02Z
Curang! 225 Peserta CPNS Didiskualifikasi, Terbanyak di Makassar
Ilustrasi.


MAKASSAR, BONETERKINI.ID - Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan sebanyak 225 peserta seleksi CPNS 2021 dan PPPK Nonguru didiskualifikasi karena ketahuan melakukan kecurangan. 


Adapun jumlah terbanyak terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan yang berjumlah 202 peserta kemudian di Lampung sebanyak 23 peserta.


"Titik lokasi (tes CPNS) sebagian besar di kantor regional Makassar. Total yang sudah kami sampaikan kepada instansi di wilayah ini yang mereka sangat kuat melakukan kecurangan di Makassar ada 202 orang dan 23 orang di Lampung," kata Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN, Suharmen.


Adapun hasil temuan adanya kecurangan ini telah dilaporkan kepada Kepala BKN dan Menteri PAN-RB sehingga pihaknya melakukan audit kepada seluruh peserta yang menjalani tes seleksi CPNS dan PPPK.


Audit dilakukan secara forensik dengan AI yang dikembangkan pihak penyelenggara. Belum diketahui apakah ada temuan kecurangan baru atau tidak, sebab proses audit forensik masih berlangsung dan baru mencapai 25% dari 2 juta peserta seleksi.


"Apakah nanti ada titik kecurangan lagi, kami belum tahu, belum bisa mengatakan itu karena prosesnya masih berlangsung," kata dia.


BKN berencana akan menjatuhkan sanksi bagi peserta maupun oknum yang terlibat jika terbukti curang. Peserta tersebut akan didiskualifikasi dan diumumkan namanya.


Bahkan tidak menutup kemungkinan peserta yang curang akan diblacklist seumur hidup dari pendaftaran CPNS. "Kalau aturannya belum ada (diblacklist seumur hidup), tapi bukan berarti tidak bisa," imbuhnya.


Suharmen bahkan menyebut kecurangan dalam pelaksanaan selesksi CPNS sudah sering ditemui di wilayah Makassar.


"Di 2019 yang lalu, itu wilayah Makassar memang agak rawan begitu kita lakukan fully online. Waktu tidak online pola jokinya juga secara fisik waktu itu dan itu ditangkap teman-teman di kepolisian," imbuhnya.


×
Berita Terbaru Update