Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Bone Terkini

KA Makassar-Parepare Siap Beroperasi Pertengahan Tahun Depan, Bakal Angkut Batu Bara dan Semen

Rabu, 22 Desember 2021 | 21:03 WITA | 0 Shares Last Updated 2021-12-22T13:03:15Z
KA Makassar-Parepare Siap Beroperasi Pertengahan Tahun Depan, Bakal Angkut Batu Bara dan Semen
KA Makassar-Parepare Siap Beroperasi Pertengahan Tahun Depan, Bakal Angkut Batu Bara dan Semen


MAKASSAR, BONETERKINI.ID - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi perkirakan pembangunan Kereta Api Makassar-Parepare akan rampung tahun depan dan diperkirakan beroperasi mulai semester III atau IV 2022.


"Kita harapkan semester III atau semester IV akan selesai dan kita mulai mengoperasikan. Belum sampai Makassar tapi mungkin sudah sampai Maros," ungkapnya dalam konferensi pers, Selasa (21/12/2021) kemarin.


Saat ini progres pembangunan Kereta Api Makassar-Parepare sudah mencapai 80% nantinya KA tersebut akan difungsikan sebagai angkutan logistik seperti batubara dan semen.


"Makassar-Parepare sekarang kira-kira 80%. Jadi kita tinggal finalisasi, kita mau lihat, kita mau lelang atau penunjukan tapi ini nanti ada konsorsium, pemerintah pusat dan pemerintah daerah dan beberapa BUMN menjadi satu," jelasnya.


Ditempat yang sama, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Zulfikri mengatakan bahwa fungsi utama Kereta Api Makassar-Parepare dibangun untuk melayani logistik sebab dilokasi tersebut terdapat banyak industri semen.


"Tadi sudah disampaikan Pak Menteri bahwa memang kita tahun depan diperkirakan bulan Mei-Juni ini bisa dioperasikan untuk di main line dan termasuk di jalur utama. Main line tinggal sekitar 60 km dengan posisi sampai akhir tahun 85%," tuturnya.


Menurutunya salah satu permasalahan pembangunan KA ini karena adanya permaslaahan lahan. Meski begitu saat ini progresnya masih terus berjalan.


"Sementara untuk angkutan penumpang kita akan gunakan skema-skema kereta perintis untuk melayani jalur kereta di sini karena memang ini pengoperasian jalur baru yang memang biasa dilakukan di perkeretaapian," tambahnya.


×
Berita Terbaru Update