Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Bone Terkini

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Mulai 18-20 Januari 2022: Waspada Cuaca Ekstrem di Sulsel

Senin, 17 Januari 2022 | 14:08 WITA | 0 Shares Last Updated 2022-01-17T08:16:13Z
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Mulai 18-20 Januari 2020: Waspada Cuaca Ekstrem di Sulsel
BMKG


BONE, BONETERKINI.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem yang terjadi wilayah Sulawesi Selatan.


Dari monitoring BMKG tercatat adanya perkembangan kondisi dinamika atmosfer yang menunjukkan indikasi adanya potensi peningkatan curah hujan di wilayah Sulawesi Selatan. 


Selain itu hasil analisis dinamika atmosfer yang dirilis BMKG Sulsel, terpantau adanya pola pertemuan massa udara dan belokan angin di wilayah Sulawesi Selatan sehingga dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan. 


Kemudian hasil analisis perkembangan musim hujan hingga Dasarian I Januari 2022 tercatat bahwa 75.0 % zona musim di Sulawesi Selatan sudah memasuki musim hujan.


BMKG mengeluarkan peringatan dini yang berlaku selama 3 hari kedepan mulai Selasa 18 hingga Kamis 20 Januari 2022, yaitu adanya potensi hujan intensitas lebat hingga sangat lebat yang terjadi di wilayah Kab/Kota. Pare-Pare, Soppeng, Barru, Pangkajene dan Kepulauan, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, dan Kepulauan Selayar. 


Lalu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Luwu Utara, Sidenreng Rappang, Pinrang, Bone, Sinjai, Bulukumba, dan Bantaeng. Serta adanya potensi angin kencang di pesisir barat, selatan, dan timur Sulawesi Selatan.


Selain itu masyarakat dihimbau agar mewaspadai gelombang tinggi di perairan sekitar Sulawesi Selatan.


Gelombang dengan ketinggian Moderate Sea (Gel. 1.25-2.5 m) terjadi di Perairan Spermonde Pangkep, Perairan Spermonde Makassar bagian barat, Perairan Spermonde Makassar, Perairan Sabalana, Teluk Bone bagian utara, Teluk Bone bagian selatan, Laut Flores bagian barat, Perairan P. Bonerate - Kalaotoa bagian utara, dan Perairan P. Bonerate - Kalaotoa bagian selatan. 


Kemudian gelombang dengan ketiggian. 2,5 hingga 4.0 meter berpotensi terjadi di Selat Makassar bagian selatan, Perairan Pare-Pare, Perairan Spemonde Pangkep bagian barat, Perairan barat Kep. Selayar, Perairan timur Kep. Selayar, Laut Flores bagian utara, dan Laut Flores bagian timur.


Peringatan Dini tersebut berlaku di Kota/Kab. Luwu Utara, Sidenreng Rappang, Pinrang. Pare-Pare, Soppeng, Bone, Barru, Pangkajene dan Kepulauan, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, dan Kepulauan Selayar.


BMKG juga menghimbau kepada masyarakat dan pengguna layanan transportasi darat, laut dan udara agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana hidrometeorologi pada 3 hari kedepan.


Sebab bisa berdampak potensi banjir, tanah longsor, angin kencang pobon tumbang. keterlambatan jadwal penerbangan/pelayaran, dan meluapnya area tambak budidaya. 


Masyarakat diharapkan selalu memperhatikan informasi dari BMKG serta instansi terkait untuk memastikan mitigasi bencana hidrometeorologi dapat dilakukan dengan baik.

×
Berita Terbaru Update