Scroll ke bawah untuk melihat konten
Edukasi

Siswa MIN 7 Bone Torehkan Prestasi Di Ajang Kompetisi Sains Madrasah

212
×

Siswa MIN 7 Bone Torehkan Prestasi Di Ajang Kompetisi Sains Madrasah

Sebarkan artikel ini
Rayhan Ahmad Peserta Didik MIN 7 Bone meraih juara II Matematika Terintegrasi dalam ajang KSM tingkat MI.
Rayhan Ahmad Peserta Didik MIN 7 Bone meraih juara II Matematika Terintegrasi dalam ajang KSM tingkat MI.

BONE TERKINI – Baru-baru ini Kementerian Agama Kabupaten Bone menggelar Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat MI, MTs, dan MA, Rabu (26/7/2023).

Untuk tingkat MI, kegiatan ini dipusatkan di MTsN 1 Bone dan diikuti oleh puluhan madrasah ibtidaiyah negeri dan swasta.

Dalam kompetisi sains madrasah tahun ini, MIN 7 Bone mengutus empat orang peserta didik terbaik dan berkompeten di bidangnya.

Peserta tersebut diantaranya adalah Rayhan Ahmad dan Muh. Mifzal Affandi di bidang Matematika Terintegrasi serta M. Zaki Syihabi dan Nurliana di bidang IPA Terintegrasi. Adapun guru pembimbing untuk masing-masing bidang adalah St. Sanati dan Arbia bidang matematika serta Erniwati bidang IPA.

Baca Juga:  Sri Mulyani: Pemerintah Godok Rencana Beri Ponsel dan Pulsa untuk Pelajar, Ini Syaratnya

Saat pelaksanaan KSM Tingkat MI, Rayhan Ahmad salah seorang peserta didik MIN 7 Bone berhasil meraih juara II dan menorehkan prestasi yang membawa nama baik madrasah dan berhak ikut serta mewakili kabupaten Bone untuk berkompetisi di tingkat Provinsi mendatang.

Saat diwawancarai, St. Sanati merasa sangat bersyukur atas prestasi yang diraih. Berkah dari keikhlasan dan semangat untuk terus belajar hingga bisa memberikan yang terbaik.
“Langkah berikutnya adalah kembali fokus memberikan bimbingan tambahan ekstra dan tentunya tetap dibarengi dengan doa,” tuturnya.

Baca Juga:  Selamat, STKIP Muhammadiyah Bone Resmi Jadi Universitas

Husaing selaku Kepala MIN 7 Bone memberikan apresiasi yang tinggi kepada peserta didik yang telah berjuang dalam kompetisi sains madrasah. Tak lupa ucapsn terima kasih beliau kepada para guru pembimbing atas dedikasi dan keikhlasannya dalam memberikan bimbingan ekstra kepada peserta didik.

“Apapun hasilnya, yang terpenting kita sudah berusaha dan memberikan yang terbaik serta dibarengi dengan doa, selebihnya bertawakkal menyerahkan segala urusan kepada Allah,” tuturnya.