Scroll ke bawah untuk melihat konten
Pembunuhan

3 Fakta di Balik Pembunuhan Sadis Suami Siri di Awangpone

10008
×

3 Fakta di Balik Pembunuhan Sadis Suami Siri di Awangpone

Sebarkan artikel ini
3 Fakta di Balik Pembunuhan Sadis Suami Siri di Awangpone
3 Fakta di Balik Pembunuhan Sadis Suami Siri di Awangpone

BONE TERKINI Nasib nahas menimpa Abrar, seorang suami sah meninggal dunia secara tragis setelah ditebas oleh Sainuddin, suami siri dari istrinya.

Peristiwa mengenaskan tersebut terjadi di Dusun Bekku, Desa Paccing, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Senin dini hari tadi, pukul 04.00 WITA.

Bone Terkini telah merangkum 3 fakta seputar kasus pembunuhan tragis nan sadis di Awangpone tersebut:

Istri menikah 3 kali

Sang Istri SR ternyata sudah menikah 3 kali. Korban Abrar ternyata merupakan suami keduanya, sedangkan Sainuddin suami ketiga.

Berdasarkan info yang dihimpun Bone Terkini, pernikahannya dengan Sainuddin dilakukan secara siri.

“Korban merupakan Suami yang kedua dari SR, sementara terduga pelaku merupakan suami ketiga dari kawin siri,” ujar Kapolsek Awangpone, H. Ansar Yusuf.

Baca Juga:  Mobil Angkut Ribuan Ayam Potong Terguling di Bone

Niat membunuh disampaikan setelah korban menelpon anak

Peristiwa mengenaskan yang dialami korban Abrar terjadi setelah dirinya menelpon sang anak untuk diajak ke Bulukumba. Namun saat menelpon, pelaku sempat mendengar ucapan dari korban yang membuatnya tersinggung.

“Pada saat menelpon, Sainuddin yang merupakan terduga pelaku mendengar pembicaraan tersebut dan emosi karena ada kata-kata yang menyinggung perasaannya,” jelas Kapolsek Awangpone, Ansar Yusuf.

Pelaku sempat melontarkan kata-kata kepada SR berbunyi “Loka keloi”.

Pelaku pamit buang air padahal mendatangi korban

Dini hari sekitar pukul 04.00, pelaku lantas meminta izin kepada SR untuk pergi buang air. Tidak ada kecurigaan sang istri sama sekali.

Baca Juga:  Balada Poliandri Berujung Maut di Bone, Suami Siri Habisi Suami Sah

Alih-alih buang air, pelaku ternyata mendatangi rumah korban dan melancarkan aksinya saat korban masih terlelap tidur.

Akibat perbuatan pelaku, korban menderita luka tebasan di beberapa bagian tubuhnya, seperti luka terbuka pada pipi kanan, luka terbuka tangan kanan hampir putus, luka tusuk pada dada kanan, luka terbuka tangan kiri, ibu kaki kanan putus.

Setelah melakukan aksi sadisnya, pelaku langsung melarikan diri dan hingga kini, polisi masih melakukan pengejaran.